Menjaga Kesehatan Vagina dan Cara Merawatnya

Menjaga kesehatan miss. V (vagina) dan merawatnya perlu dilakukan untuk mencegah infeksi dan rasa tidak nyaman pada organ intim wanita. Lebih lanjut, untuk mengetahui cara menjaga kesehatan vagina, berikut beberapa saran yang dapat dilakukan.

Kebanyakan perempuan, merasa kurang percaya diri saat muncul aroma tidak desap/ bau pada area kewanitaan. Tak jarang, mereka memilih menggunakan sabun pembersih area genital yang memiliki berbagai macam wangi dengan harapan aroma tidak sedap tersebut hilang.

Penggunaan sabun tersebut atau produk pembersih lainnya sebenarnya tidak diperlukan karena faktanya, vagian dapat membersihkan dirinya sendiri dengan mengeluarkan cairan vagina. Cairan inilah yang dikenal sebagai keputihan. Keputihan sebenarnya normal terjadi.

baca juga: keputihan normal

Cara menjaga kesehatan vagina dan merawatnya

Vagina harus dijaga agar selalu kering dan terbebas dari bahan-bahan yang dapat mengiritasi. Berikut ini adalah panduan menjaga kebersihan vagina:

  • Membersihkanvagina secara rutin, vagina perlu dibersihkan dengan cara dibasuh setelah buang air kecil dan buang air besar. Kebanyakan orang belum mengetahui cara membersihkan yang benar. Biasanya mereka akan membersihkan dari arah belakang ke depan atau dari anus ke bagian vagina. Sayangnya, cara tersebut kurang tepat.  Cara yang benar adalah dari arah depan (vagina) ke belakang (anus). Hal ini dilakukan untuk menghindari bakteri dari anus pindah ke vagina yang dapat menyebabkan infeksi. Setelah melakukan pembersihan, jangan lupa dikeringkan dengan menggunakan handuk atau tisu tanpa pewangi.
  • Menjaga keseimbangan pH, normalnya, tingkat keasaman (pH) pada vagina adalah 3,8-4,5 . Keseimbangan pH dapat terganggu apabila menggunakan produk pembersih kewanitaan yang memiliki kandungan pewangi. Tidak hanya penggunaan sabun, tapi juga douching tidak dianjurkan. Penggunaan dua hal tersebut selain mengganggu keseimbangan pH juga membunuh bakteri baik.
  • Membersihkan vagina saat menstruasi, saat sedang menstruasi, rutinlah mengganti pembalut jika sudah terasa lembab. Bersihkan vagina setiap kali buang air kecil ataupun besar.
  • Menggunakan pelindung saat berhubungan seksual, penggunaan pelindung, seperti kondom penting dilakukan saat melakukanhubungan seksual. Hal ini dapat dilakukan untuk membantu mencegah penyakit menular seksual.
  • Menggunakan pakaian dalam yang tepat, gunakan pakaindalam sebaiknya tidak ketat dan berbahan katun karena dapat memungkinkan sirkulasi udara yang bagusdan menyerap keringat sehingga tidak mudah infeksi. Jika Anda merasa sedang berkeruingat banyak, sebaiknya mengganti pakaian dalam juga
  • Mencukur bulu kemaluan seperlunya, bulu kemaluan atau bulu pubis memiliki fungsi sebagai pelindung vagina dari bakteri, kotoran, gesekan, dan keringat. Oleh karena itu, cukur bulu secukupnya saja, jangan sampai habis.

 

Kesehatan area kewanitaan juga dapat dipengaruhi oleh hormon dan faktor psikologis yang menyebabkan kondisi area tersebut berubah-ubah dan antara satu perempuan dengan perempuan lainnya tidaklah sama. Selama tidak menimbulkan gejala seperti, gatal berlebih, nyeri, dan aroma tidak sedap yang menyengat, maka tidak perlu khawatir.

Terapkan pola gaya hidup sehat, perilaku seks sehat, dan periksakan secara rutin kesehatan organ intim wanita ke dokter spesialis kandungan. Melakukan pemeriksaan rutin penting untuk mendeteksi dini penyakit yang mungkin terjadi sehingga segera dapat ditangani.

baca juga: bau tidak sedap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now