Ibu Menyusui Boleh Puasa Dengan Syarat

Ibu menyusui boleh puasa dengan memperhatikan beberapa syarat untuk menghindari risiko terganggunya kesehatan ibu dan bayi. Pasalnya, saat berpuasa tubuh akan lebih banyak kehilangan cairan, mudah merasa lemas akibat perubahan pola makan dan pola tidur.

Selain masalah kesehatan ibu dan bayi, kekhawatiran pada ibu menyusui yang berpuasa adalah dapat memengaruhi produksi ASI. Sebenarnya, Anda tak perlu khawatir karena berpuasa tidak akan memengaruhi produksi ASI. Hanya saja, jika mengalami penurunan berat badan saat berpuasa dapat memengaruhi kan dungan lemak dalam ASI bukan jumlahnya.

Syarat Agar Ibu Menyusui Boleh Puasa

Berikut adalah syarat yang perlu diperhatikan oleh ibu menyusui jika tetap ingin berpuasa.

Memperhatikan kesehatan ibu

Sebelum akhirnya memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dengan dokter dan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat. Apabila Anda memiliki riwayat penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan masalah hormonal lainnya yang dapat mengganggu kesehatan Anda, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berpuasa.

Perhatikan usia dan kesehatan bayi

Faktor penentu ibu menyusui boleh puasa, bergantung pada usia dan kesehatan bayi. Jika usia bayi kurang dari 6 bulan, keinginan untuk berpuasa sebaiknya dipikirkan kembali secara matang. Hal ini disebabkan karena pada usia kurang dari 6 bulan, asupan nutrisi utamanya masih berasal dari ASI, sehingga kebutuhan bayi untuk menyusui ASI masih sangat tinggi.

Bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa, dapat mencobanya ketika anak berusia di atas 6 bulan. Pada usia ini, asupan nutrisinya tidak sepenuhnya bergantung pada ASI karena mereka sudah mulai makanan pendamping ASI (MPASI).

Melauli lamannya, WHO menyebutkan bahwa untuk ibu hamil dan ibu menyusui jika ingin berpuasa perlu mendapatkan rekomendasi dari dokter.

Perhatikan asupan saat sahur

Penting untuk memerhatikan apa saja yang Anda konsumsi. Makanan dan cairan yang Anda konsumsi saat sahur, berfungsi sebagai cadangan nutrisi dan kalori selama berpuasa.   Adapun makanan yang tepat untuk dikonsumsi busui adalah brokoli, bayam, katuk, telur, ikan salmon, daging tanpa lemak, dan kacang merah. Anda juga dapat menambahkan suplemen vitamin D yang baik bagi ibu menyusui. Namun, jika ingin lebih memahami makanan apa saja yang tepat untuk mendukung Anda berpuasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Penuhi kebutuhan cairan, cegah dehidrasi

Saat berpuasa, ada kemungkinan seseorang mengalami dehidrasi dan hal ini umum terjadi. Namun, jika dehidrasi terjadi pada busui kemungkinan akan berbahaya. Jika busui mengalami gejala dehidrasi, seperti pusing, merasa haus, lemas, dan lainnya maka disarankan untuk segera membatalkan puasa.

Pada kondisi tersebut, busui dapat minum air atau cairan yang mengandung elektrolit untuk membantu menghidrasi tubuh. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengonsumsi cairan lebih banyak saat sahur dan saat buka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7, Jatiasih – Kota Bekasi 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0020

info@khitanperempuan.com

Book Online

Book Online

Appointment Now